Dilansir dari Investor Daily, investor disarankan melakukan entry price pada kisaran harga Rp11.000 hingga Rp11.300 per lembar saham. Secara teknikal, saham emiten batu bara ini memiliki level batas atas atau resistance di angka Rp11.500 dan level batas bawah atau support di posisi Rp11.000.
"Waspada jika harga menembus Rp11.000. Stop loss di level Rp10.500," tulis KB Valbury Sekuritas dalam ulasannya yang dipublikasikan pada Senin (20/4/206). Penegasan ini menjadi peringatan bagi para pemodal untuk tetap memperhatikan manajemen resiko saat bertransaksi di bursa.
Data perdagangan menunjukkan saham AADI ditutup menguat 3,2 persen ke level Rp11.300 pada Jumat (17/4/2026). Kinerja emiten ini tercatat melesat 11,6 persen dalam sepekan terakhir, sementara secara tahun berjalan atau year to date (ytd) harga sahamnya telah melonjak hingga 62 persen.
Minat investor asing terhadap AADI tercatat sangat masif dengan nilai beli bersih atau net buy mencapai Rp143,1 miliar di pasar reguler dalam sepekan. Berdasarkan data Stockbit Sekuritas, angka tersebut menempatkan AADI sebagai saham dengan net buy asing terbesar kelima di pasar modal Indonesia.
Valuasi saham AADI dinilai masih tergolong murah dengan rasio PE (trailing twelve months) sebesar 7 kali dan memiliki return on equity (ROE) yang kuat. Selain KB Valbury, Sucor Sekuritas bahkan mempertahankan rekomendasi beli dengan target harga lebih tinggi sebesar Rp30.100 per saham karena biaya operasi perusahaan yang rendah.
Fundamental perusahaan diperkirakan akan semakin kokoh seiring rencana pembelian kembali atau buyback saham dengan anggaran maksimal Rp5 triliun. Aksi korporasi tersebut dijadwalkan akan dibahas untuk mendapatkan persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada 22 Mei 2026.
AADI juga sedang memproses divestasi 47,99 persen kepemilikan saham pada Kestrel Coal Group di Australia dengan potensi dana segar sebesar US$890 juta. Langkah divestasi ini diprediksi akan membuka peluang bagi perusahaan untuk membagikan dividen spesial dan dividen final dalam jumlah besar kepada para pemegang saham.
Check news here!