Berdasarkan tambahan informasi ringkas yang disampaikan ke Bursa Efek Indonesia, manajemen BUMI menyatakan, obligasi ini diterbitkan tanpa warkat dengan harga penawaran 100% dan terbagi dalam tiga seri.
Seri A senilai Rp600,04 miliar menawarkan bunga tetap 7,50% dengan tenor 370 hari. Seri B sebesar Rp905,97 miliar memiliki bunga 8,75% dengan tenor tiga tahun, sementara Seri C senilai Rp333,86 miliar menawarkan bunga tertinggi 9,05% dengan tenor lima tahun.
Pembayaran bunga dilakukan setiap triwulan, dengan pembayaran pertama dijadwalkan pada 22 Agustus 2026. Sementara itu, pelunasan pokok dilakukan secara penuh (bullet payment) saat jatuh tempo masing-masing seri.
Dari sisi kelayakan kredit, obligasi ini telah memperoleh peringkat idA+ dari Pefindo, yang mencerminkan kemampuan kuat perseroan dalam memenuhi kewajiban finansialnya.
Mayoritas dana hasil penerbitan obligasi akan digunakan untuk mendukung operasional anak usaha. Sekitar Rp1,506 triliun akan disalurkan sebagai pinjaman kepada PT Arutmin Indonesia guna memenuhi kebutuhan modal kerja, termasuk biaya operasional harian.
Sisa dana akan digunakan untuk kebutuhan operasional perseroan, mulai dari pembayaran gaji dan tunjangan karyawan, jasa profesional, kewajiban pajak, hingga biaya keuangan seperti bunga dan selisih kurs.
Dalam penerbitan ini, BUMI menunjuk sejumlah perusahaan sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi, antara lain PT Mandiri Sekuritas, PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk, PT BCA Sekuritas, PT Indo Premier Sekuritas, PT Sucor Sekuritas, serta PT Korea Investment and Sekuritas Indonesia.
Adapun PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk bertindak sebagai wali amanat dalam penerbitan obligasi ini.
Berikut jadwal lengkap PUB I tahap IV Bumi Resources:
Tanggal Efektif : 26 Juni 2025
Masa Penawaran Umum : 13 - 19 Mei 2026
Tanggal Penjatahan : 20 Mei 2026
Tanggal Pengembalian Uang Pemesanan : 22 Mei 2026
Tanggal Distribusi Secara Elektronik: 22 Mei 2026
Tanggal Pencatatan pada Bursa Efek Indonesia : 25 Mei 2026
Check news here!