27 February 2026
Saham BREN Melejit 4,77%, Jadi Penyelamat IHSG dari Jurang Koreksi

Media Publikasi
HERALD.ID, JAKARTA — Lonjakan tajam saham PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) menjadi penyelamat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di tengah tekanan pasar.

Saat indeks nyaris terperosok lebih dalam, aksi beli di saham energi terbarukan ini mendorong IHSG berbalik arah dan menutup perdagangan di zona hijau.

Berdasarkan data perdagangan Jumat (27/2/2026), saham BREN melesat 375 poin atau naik 4,77% ke level Rp8.225 per saham saat penutupan.

Kenaikan agresif ini langsung mendominasi pergerakan indeks dengan kontribusi bobot mencapai 62% terhadap IHSG (IdxMov). Hingga akhir Sesi II, BREN menyumbang 13,92 poin terhadap penguatan indeks.

Ikuti Channel Herald ID untuk mengikuti perkembangan berita terbaru HERALD.ID, JAKARTA — Lonjakan tajam saham PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) menjadi penyelamat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di tengah tekanan pasar. Saat indeks nyaris terperosok lebih dalam, aksi beli di saham energi terbarukan ini mendorong IHSG berbalik arah dan menutup perdagangan di zona hijau. Berdasarkan data perdagangan Jumat (27/2/2026), saham BREN melesat 375 poin atau naik 4,77% ke level Rp8.225 per saham saat penutupan. BACA JUGA: Rebalancing MSCI 2026 Makin Dekat: Saham BUMI, PTRO, dan ANTM Berpeluang Kebanjiran Dana Asing Kenaikan agresif ini langsung mendominasi pergerakan indeks dengan kontribusi bobot mencapai 62% terhadap IHSG (IdxMov). Hingga akhir Sesi II, BREN menyumbang 13,92 poin terhadap penguatan indeks. Sepanjang hari, investor mentransaksikan 35,92 juta saham BREN dengan nilai Rp290,63 miliar dan frekuensi 6.426 kali. Volume dan nilai transaksi yang solid menegaskan kuatnya minat pasar terhadap saham ini.

BREN Jadi Motor Rebound IHSG

IHSG akhirnya menutup perdagangan di level 8.235,48 atau naik tipis 0,001%. Meski penguatannya sangat terbatas, capaian ini menunjukkan indeks berhasil bangkit setelah sempat menyentuh level terendah 8.093,74. Pada awal sesi, IHSG bahkan sempat bergerak di area tertinggi 8.246,95.

Aksi beli di saham-saham berkapitalisasi besar menjadi pendorong utama pemulihan. Selain BREN, beberapa saham lain yang menopang IHSG antara lain:

1. PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) menyumbang 10,65 poin
2. PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) menyumbang 5,65 poin 3. PT MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN) menyumbang 4,35 poin
4. PT MD Entertainment Tbk (FILM) menyumbang 3,99 poin

Namun, BREN tetap menjadi kontributor terbesar sekaligus katalis utama pembalikan arah indeks.

Sentimen positif terhadap BREN muncul setelah perusahaan menjalin kemitraan strategis dengan SLB melalui anak usahanya, Star Energy Geothermal.

Kerja sama ini fokus mempercepat pengembangan teknologi pengeboran dan eksplorasi bawah permukaan untuk proyek panas bumi, termasuk proyek Sekincau di Lampung.

Analis Sucor Sekuritas, Andreas Yordan Tarigan, menilai kolaborasi tersebut memperkuat langkah ekspansi global BREN di sektor energi terbarukan.

“Kemitraan tersebut juga membuka peluang untuk menjajaki proyek-proyek geothermal di luar negeri, sehingga memperkuat ambisi global BREN dalam pengembangan energi terbarukan,” tulis Andreas dalam risetnya.

Proyek greenfield Suoh Sekincau sendiri memiliki estimasi potensi kapasitas 495–875 MW. Jika terealisasi optimal, proyek ini berpotensi menggandakan kapasitas panas bumi yang saat ini dimiliki BREN.

Proyeksi Laba dan Target Harga Saham

Sucor Sekuritas memproyeksikan BREN mampu membukukan laba hingga US$600 juta pada 2030. Pertumbuhan tersebut didorong ekspansi kapasitas dengan compound annual growth rate (CAGR) sekitar 32%, dengan puncak ekspansi diperkirakan terjadi pada 2029.

“Kami menegaskan kembali rekomendasi BUY dengan target harga (TP) berbasis metode Discounted Cash Flow (DCF) sebesar Rp19.800 per saham,” jelas Andreas.

Dalam skenario dasar, analis juga memasukkan asumsi tarif ekspor rata-rata US$0,13/kWh. Kombinasi ekspansi kapasitas, visibilitas arus kas kuat, serta percepatan transisi energi terbarukan di Indonesia dinilai membuat fundamental BREN semakin solid.

Dengan katalis positif yang terus mengalir, saham BREN kini menjadi salah satu motor utama pergerakan IHSG sekaligus primadona baru sektor energi hijau di pasar modal Indonesia. (*)

Check news here!
Written by SPOT
sekuritas terbaik
sekuritas terpercaya