25 July 2025
Sibuk Bukan Berarti Produktif

Hendry Wijaya
0 comments
Sebagai Financial Educator dan content creator di Sucor Sekuritas, hampir setiap hari saya berkutat dengan ide, riset, dan editing konten. Di sela-sela meeting, briefing dengan tim, hingga diskusi saham dengan nasabah, rasanya waktu 24 jam sering tidak cukup. Kantor ramai, semua bergerak cepat. Tapi dari balik semua itu, saya mulai mengamati satu hal:

Kalender saya penuh. Ide-ide numpuk. Jam kerja padat. Tapi… satu hal bikin saya mikir:

Kenapa engagement-nya belum naik ya?

Padahal, saya merasa sibuk banget. Tapi lama-lama saya sadar, saya terlalu fokus pada konten yang ingin saya buat, bukan konten yang dibutuhkan oleh trader.
Itu momen yang menyadarkan saya:


Sibuk ≠ Produktif

Kita sering menyamakan dua hal ini padahal keduanya berbeda.
  • Orang sibuk mengejar banyak hal.
  • Orang produktif memilih hal yang penting.
Orang sibuk multitasking dari pagi sampai malam. Orang produktif justru memfokuskan energi untuk satu tugas bernilai tinggi.

Dan inilah jebakan yang sering terjadi di dunia kerja modern: kita terlalu sibuk membuktikan diri, sampai lupa bertanya:

“Apa sebenarnya yang paling penting untuk saya kerjakan hari ini?”

Di era sekarang, hustle culture dianggap keren. Kalau kamu bilang “gue lagi hectic banget,” orang akan melihatmu sebagai orang penting. Tapi ironisnya, banyak yang sibuk demi terlihat sibuk, bukan karena ingin menghasilkan sesuatu yang bermakna.

Saya pernah berada di fase di mana fokus saya lebih ke mengejar kuantitas dan konsistensi tayang. Tapi seiring waktu dan evaluasi, saya belajar bahwa kualitas dan arah yang tepat justru memberikan dampak yang lebih besar.
Dari situ saya menyadari bahwa jeda atau refleksi diri merupakan bagian penting dari produktivitas.

Apa yang Saya Pelajari

Mulai saat itu, saya coba ubah pendekatan.

Saya tanya diri sendiri:
  • Kalau saya jadi trader retail, saya lagi pusing apa?
  • Apa yang bikin saya berhenti scroll dan klik video?
  • Apa insight yang bisa saya kasih dalam 15 detik, tapi tetap berisi?
Perubahan cara pandang saya dalam membuat konten dimulai saat menjelang IPO CDIA. Saat itu, hampir semua media membahasnya: headline di mana-mana, euforia terasa.

Tapi yang menarik perhatian saya justru bukan berita-berita itu, melainkan pertanyaan yang mulai ramai muncul dari para trader ritel:
  • Kira-kira CDIA bisa naik berapa persen pasca IPO?
  • Kapan waktu yang tepat masuk?
Sebagai pembuat konten, saat itu saya sadar bahwa mereka tidak butuh informasi yang sudah ada di mana-mana. Mereka butuh guidance. Butuh insight dari sudut pandang seorang trader.

Bukan sekadar fakta, tapi interpretasi yang bisa membantu ambil keputusan.

Di situlah saya mulai mengubah pendekatan: bukan lagi membuat konten yang saya anggap penting, tapi konten yang benar-benar dibutuhkan audience. Dan ternyata, hasilnya jauh lebih berdampak.

Saya membuat beberapa konten tentang peluang IPO CDIA dari beberapa view, seperti:
  1. Peluang perkembangan bisnis CDIA
  2. Mengamati dari sisi saham konglomerasinya yang perform sangat bagus sebelumnya
  3. Mengamati price action TPIA sebagai induk perusahaan CDIA
Hasilnya? Engagement naik.

Komentar mulai bertambah.
   


Dan ternyata, semakin saya selektif memilih aktivitas, semakin saya merasa punya ruang untuk berpikir, berkembang, dan tetap tenang.

Tips untuk Menemukan Produktivitas Sejati
  1. Tentukan satu prioritas utama harian. Satu aja, tapi benar-benar penting.
  2. Tolak distraksi berkedok urgensi. Fokusmu terlalu berharga untuk dibagi ke hal-hal yang tidak bernilai.
  3. Jadwalkan waktu hening. Gunakan untuk refleksi, bukan sekadar scrolling.
Di Sucor, saya belajar bahwa dunia pasar modal itu bergerak cepat, tapi bukan berarti kita harus ikut terburu-buru.

Kadang, yang membuat kita maju bukan kecepatan, tapi kejelasan.


Karena pada akhirnya, bukan seberapa sibuk kita terlihat. Tapi apakah yang kita lakukan hari ini benar-benar membawa makna bagi hidup, pekerjaan, dan orang lain.



 
Written by Hendry Wijaya
Sucor Sekuritas
Sekuritas Terbaik
Sekuritas Terpercaya
Blog Sucor
Blog Hendry
Comments