25 May 2026
CBRE Perkuat Transformasi Offshore Energy, Rights Issue Rp1,9 Triliun dan Dukungan Investor Strategis Jadi Sorotan

C-Talks
Jakarta, 25 Mei 2026 — Sektor offshore migas Indonesia kembali menjadi perhatian pasar seiring meningkatnya aktivitas pengembangan proyek energi nasional. Pemerintah diketahui tengah mendorong peningkatan lifting minyak nasional melalui berbagai proyek migas baru, yang turut membuka peluang besar bagi bisnis offshore support, EPCI (Engineering, Procurement, Construction, and Installation), hingga armada heavy-lift di Indonesia. Di tengah momentum sektoral tersebut, PT Cakra Buana Resources Energi Tbk ($CBRE) menjadi salah satu emiten yang menarik perhatian investor melalui transformasi bisnis dan aksi korporasi besar yang tengah dijalankan perseroan.

Hal tersebut menjadi pembahasan utama dalam acara CTalks Sucor Sekuritas yang digelar pada 25 Mei 2026, bertepatan dengan pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) CBRE di Four Points by Sheraton Jakarta, Thamrin.

Dalam RUPST tersebut, salah satu agenda utama yang menjadi perhatian pasar adalah pembahasan terkait Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD I) atau rights issue senilai sekitar Rp1,91 triliun.

Perseroan diketahui menyiapkan penerbitan maksimal 12,76 miliar saham baru dengan harga pelaksanaan di kisaran Rp100–Rp150 per saham. Dana hasil aksi korporasi tersebut akan digunakan untuk memperkuat struktur permodalan, mendukung pengembangan bisnis, serta mempercepat ekspansi CBRE di sektor offshore support dan energi. RUPST juga menyetujui pemberian kuasa kepada Dewan Komisaris Perseroan untuk menyatakan realisasi jumlah saham yang akan dikeluarkan dalam rangka rights issue yang sebelumnya telah memperoleh persetujuan dalam RUPSLB pada 18 Desember 2025.

Direktur Utama CBRE, Suminto Husin Giman, menjelaskan bahwa rights issue menjadi bagian penting dari transformasi fundamental perseroan.

“Rights issue Rp1,9 triliun ini akan memperkuat struktur permodalan perusahaan. Ketika promissory note dikonversi menjadi equity, fundamental perseroan akan menjadi jauh lebih sehat dengan penurunan rasio utang yang signifikan. Kami optimistis dampak transformasi ini mulai terlihat lebih jelas pada laporan keuangan kuartal III 2026,” ujar Suminto dalam CTalks bersama Sucor Sekuritas.

Dalam sesi diskusi, manajemen juga memaparkan bahwa CBRE saat ini tengah membangun ekosistem offshore terintegrasi bersama sejumlah mitra strategis, termasuk PT Gunanusa Utama Fabricators dan Hilong Marine.
Menurut Suminto, masuknya aset dan kerja sama strategis tersebut menjadi fondasi penting bagi pengembangan bisnis offshore perseroan dalam jangka panjang.

“Setelah rights issue, Gunanusa akan menjadi shareholder CBRE dan melengkapi ekosistem EPCI perseroan. Dengan dukungan armada dan partnership strategis, kami melihat CBRE memiliki positioning yang semakin kuat untuk masuk ke pasar offshore Indonesia,” tambahnya.

Optimisme pasar terhadap transformasi CBRE juga tercermin dari meningkatnya perhatian investor strategis terhadap aksi korporasi perseroan. Nama-nama seperti Andry Hakim dan Gabriel Rey diketahui menjadi bagian dari standby buyer dalam rights issue CBRE bersama PT Gunanusa Utama Fabricators dan Global Tower Investments Limited.

Suminto menilai kehadiran investor-investor tersebut menjadi sinyal meningkatnya kepercayaan pasar terhadap arah transformasi bisnis CBRE.

“Munculnya nama-nama seperti Andry Hakim dan Gabriel Rey menunjukkan bahwa smart money mulai melihat potensi jangka panjang dari transformasi CBRE. Mereka melihat growing story perusahaan dan bersedia mengambil posisi dalam corporate action yang sedang kami jalankan,” jelas Suminto.

Manajemen CBRE juga mengungkapkan bahwa pendapatan perseroan melonjak sekitar 210% secara tahunan dan bahkan telah melampaui pencapaian full year 2025 hanya dalam empat bulan pertama 2026.

Ke depan, dana hasil rights issue akan difokuskan untuk mendukung penambahan armada offshore serta memperkuat penetrasi bisnis perseroan di industri offshore energy services.

Check CTalks Here!
Written by SPOT
sekuritas terbaik
sekuritas terpercaya