05 October 2026
Investor Asing Diam-diam Borong Saham GOTO

Media Publikasi

Bloomberg Technoz, Jakarta - Pada perdagangan saham siang hari ini, Senin 5 Oktober 2026, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) memantapkan posisi di jalur hijau. Pada pukul 15:28 WIB, Indeks naik 1% ke posisi 6.097,3.

Investor asing mencatatkan jual bersih (net sell) terbesar di saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), yang nilainya mencapai Rp74,16 miliar. Berikut 5 saham dengan angka net sell terbesar oleh investor asing sepanjang perdagangan Sesi I:

  1. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) Rp74,16 miliar
  2. PT Bumi Resources Tbk (BUMI) Rp29,45 miliar
  3. PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) Rp28,98 miliar
  4. PT Timah (Persero) Tbk (TINS) Rp23,54 miliar
  5. PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) Rp17,59 miliar

Pada kesempatan yang sama, investor asing mencatat net buy terbesar pada saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) mencapai Rp27,89 miliar. Berikut 10 saham dengan angka net buy tertinggi yang paling jadi incaran akumulasi oleh investor asing:

  1. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) Rp27,89 miliar
  2. PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) Rp17,73 miliar
  3. PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) Rp13,17 miliar
  4. PT Ultra Jaya Milk Industry Tbk (ULTJ) Rp11,63 miliar
  5. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) Rp9,54 miliar

Potensi Menarik Saham GOTO

Sucor Sekuritas dalam riset terbarunya menyebut, penghapusan batas minimum harga perdagangan Rp50 per saham oleh otoritas Bursa Efek Indonesia (BE) telah berhasil membuka kembali proses price discovery saham GOTO. 

“Kami memandang reset valuasi yang terjadi sebagai peluang masuk setelah hasil kinerja kuartal II-2026 GOTO,” sebut Karen Chow dan Niko Pandowo, Analis Sucor Sekuritas, dalam riset terbarunya.

Profit After Tax and Minority Interest (PATMI) per semester I–2026 mencapai Rp607 miliar. Sementara EBITDA yang disesuaikan lebih dari dua kali lipat secara tahunan menyentuh Rp1,92 triliun.

“Ketidaksesuaian antara harga saham yang melemah dan profitabilitas yang terus membaik menjadi dasar bagi kami untuk mempertahankan rekomendasi buy (beli) saham GOTO,” tegas Karen dan Niko.

Valuasi sebesar Rp8,7 triliun untuk on-demand services (ODS), Rp6 triliun untuk Fintech, Rp6,3 triliun untuk pendapatan service fee e-commerce, serta Rp2,2 triliun untuk kepemilikan GOTO di Bank Jago pun disematkan. 

“Dengan menambahkan kas 2026 yang diperkirakan Rp2,25 triliun dan mengurangi utang sebesar Rp9,1 triliun, kami memperoleh nilai ekuitas sebesar Rp36 triliun,” lanjut riset tersebut.'

Sucor Sekuritas memasang target harga saham GOTO di Rp32. Di harga saham saat ini, pasar secara implisit menilai aset operasional dan investasi GOTO terhitung 15% lebih rendah dari nilai bisnis berdasarkan valuasi sum-of-the-parts (SOTP) yang dihitung tim Sucor Sekuritas..

Check news here!

Written by SPOT
sekuritas terbaik
sekuritas terpercaya