20 October 2026
Prajogo Pangestu Turun Gunung, Gelontorkan Rp 3,5 Triliun Buyback BREN, CUAN hingga TPIA

Media Publikasi

INDUSTRY.co.id - JAKARTA - Konglomerat Prajogo Pangestu turun gunung menjaga harga saham Grup Barito di tengah tekanan pasar modal. Total dana hingga Rp 3,5 triliun disiapkan untuk aksi pembelian kembali saham atau buy-back empat emiten.

Empat emiten tersebut adalah PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN), PT Barito Pacific Tbk (BRPT), PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN), dan PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA).

Berdasarkan keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin (19/10/2026), tiga emiten pertama yakni BREN, BRPT, dan CUAN menyiapkan dana total Rp 2,5 triliun untuk periode 19 Oktober hingga 31 Desember 2026. Rinciannya, BREN dan BRPT masing-masing Rp 1 triliun, dan CUAN Rp 500 miliar.

Sementara TPIA menyiapkan dana maksimal Rp 1 triliun untuk periode 20 Oktober 2026 hingga 19 Januari 2027. Perseroan menargetkan pembelian maksimal 800 juta saham atau setara 0,92 persen dari total saham diterbitkan, dengan rentang harga Rp 1.250 hingga Rp 3.000 per saham.

Jika dijumlahkan, total anggaran buy-back keempat emiten Grup Barito mencapai Rp 3,5 triliun.

Seluruh dana buy-back bersumber dari kas internal masing-masing perusahaan. Manajemen menyatakan penggunaan dana tersebut tidak akan mengganggu kegiatan operasional maupun modal kerja.

Untuk pelaksanaan, BRPT menunjuk PT Sucor Sekuritas, BREN menunjuk PT BNI Sekuritas, CUAN menunjuk PT BNI Sekuritas dan PT Trimegah Sekuritas, serta TPIA menunjuk PT Henan Putihrai Sekuritas.

Aksi buy-back ini diumumkan saat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tertekan. Pada penutupan perdagangan Senin (19/10/2026), IHSG anjlok 188,49 poin atau 3,64 persen ke level 4.996,60.

Aksi ini mengacu pada POJK Nomor 13 Tahun 2023 juncto Surat OJK Nomor S-112/D.04/2026 mengenai kebijakan _buyback_ dalam kondisi pasar yang berfluktuasi secara signifikan.

Check news here!

Written by SPOT
sekuritas terbaik
sekuritas terpercaya